surat cinta dari manusia Malam
Kami tujukan kepada: Insan yang tersia-sia malamnya
Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Wahai orang-orang yang terpejam matanya,
Perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu.
Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di sepertiga terakhir. Atau
seperti cinta kami pada keagungan dan rahasianya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu
bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu
bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga.
Wahai orang-orang yang terlelap,
Sungguh nikmat malam-malammu. Gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat
energi cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat
dirimu hanyut tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat
dirimu terlena, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal
dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya. Aduhai kau sangat
menikmatinya.
1 / 10
surat cinta dari manusia Malam
Wahai orang-orang yang terlena,
Ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap
pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu
menggoda. Kami tidak seperti dirimu !! Kami adalah para perindu kamar di surga. Tak
pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah shalallahu 'alaihin wassalam bersabda:
"Sesungguhnya di surga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya
terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang
memerlukannya, menyebarkan salam serta mendirikan sholat pada saat manusia terlelap
dalam tidur malam." Sudahkah kau dengar tadi ? Ya, sebuah kamar yang menakjubkan untuk
kami dan orang-orang yang mendirikan sholat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup
mata dan hatinya.
Akulah Nuruddin Mahmud Zanki. Sejarah mencatatku sebagai Sang Penakluk kesombongan
pasukan salib. Suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya,
"Nuruddin itu kecanduan sholat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang
benar." Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh
itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, "Nuruddin Mahmud Zanki menang
bukan karena pasukannya yang banyak. Tetapi lebih karena dia mempunyai rahasia bersama
Tuhan". Aku tersenyum, mereka memang benar. Kemenangan yang kuraih adalah karena do'a
dan sholat-sholat malamku yang penuh kekhusyu'an.
Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku ? Dialah Istriku tercinta, Khotun
binti Atabik. Dia adalah istri shalehah di mataku, terlebih
di mata Allah. Malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan.
Gemerisik dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik kami saat mendung di
2 / 10
surat cinta dari manusia Malam
mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang.
Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat belahan jiwaku itu tampak murung.
Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur,
tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah.
Astaghfirulloh, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu kubayar
saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya. Pegawai itu
kuperintahkan untuk menabuh genderang agarkami terbangun di sepertiga malamnya.
Wahai orang-orang yang terbuai,
Kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al Aqso, rumah Allah yang diberkati. Akulah
pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, Sholahuddin Al-Ayyubi. Orang-orang yang
hidup di zamanku mengenalku tak lebih
3 / 10
surat cinta dari manusia Malam
dari seorang Panglima yang selalu menjaga sholat berjama'ah. Kesenanganku adalah
mendengarkan bacaan Al-Quran yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalahsaat yang
paling kutunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku. Sedangkan siang
hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata, pengejawantahan cintaku pada-Nya.
Wahai orang-orang yang masih saja terlena,
Pernahkah kau mendengar kisah penaklukan Konstantinopel ? Akulah orang dibalik penaklukan
itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Aku sangat lihai dalam memimpin bala tentaraku. Namun
tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada
pasukanku untuk berpuasa pada siang harinya.
Dan saat malam tiba, kami laksanakan sholat malam dan munajat penuh harap akan
pertolongan-Nya. Jika Allahmemberikan kematian kepada kami pada siang hari disaat kami
berjuang, maka kesyahidan itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di
ujung kematian, namun sebelum itu, di ujung malamnya Allah temukan kami berada dalam
kehidupan. Kehidupan dengan menghidupi malam kami.
Wahai orang-orang yang gelap mata dan hatinya,
4 / 10
surat cinta dari manusia Malam
Pernahkah kau dengar kisah Penduduk Basrah yang kekeringan ? Mereka sangat merindukan
air yang keluar dari celah-celah awan. Sebab terik matahari terasa
sangat menyengat, padang pasir pun semakin kering dan tandus. Suatu hari mereka sepakat
untuk mengadakan Sholat Istisqo yang langsung dipimpin oleh seorang ulama di masa itu. Ada
wajah-wajah besar yang turut serta di sana, Malik bin Dinar, Atho' As-Sulami, Tsabit Al-Bunani.
Sholat dimulai, dua rakaat pun usai. Harapan terbesar mereka adalah hujan-hujan yang penuh
berkah.
Namun waktu terus beranjak siang, matahari kian meninggi, tak ada tanda-tanda